Tertarik mencobanya di bisnis Anda?
Hubungi kami
Masalah
Percakapan pelanggan sering berhenti tanpa tindak lanjut, dan tim kehilangan peluang karena tidak ada pengingat.
Solusi
Jadwalkan follow-up otomatis dari percakapan yang masuk, lalu biarkan KIRA mengirim pengingat atau penawaran lanjutan sesuai konteks.
Contoh
Pelanggan bertanya harga treatment → setelah beberapa hari KIRA otomatis mengirim pesan follow-up dan membuka kembali percakapan.
Masalah
Kontak yang sudah masuk sering tidak punya konteks cukup untuk ditindaklanjuti dengan personal.
Solusi
Perkaya setiap kontak dengan ringkasan bisnis, layanan, dan kanal sosial yang relevan agar pesan lanjutan lebih tepat sasaran.
Contoh
Kontak klinik estetika diperkaya dengan layanan, lokasi, dan akun Instagram/Facebook sehingga follow-up terasa personal.
Masalah
Menjaga feed tetap hidup berarti terus menulis, mengedit, dan menjadwalkan postingan, pekerjaan penuh waktu yang berebut dengan menjalankan bisnis.
Solusi
Hasilkan konten on-brand dengan AI dan publikasikan langsung ke kanal sosial terhubung dari satu workflow, tanpa copy-paste antar aplikasi.
Contoh
Workflow: Buat konten → Posting ke media sosial. AI menyusun draft, Anda setujui, dan postingan tayang otomatis di semua akun.

Masalah
Video panjang (podcast, webinar, demo) sarat nilai tapi jarang ditonton, dan memotongnya menjadi shorts secara manual itu lambat.
Solusi
Letakkan video panjang dan AI mentranskripsi, menemukan momen terbaik, memotong ke vertikal 9:16, menambah subtitle dan judul, lalu mengekspor klip siap posting.
Contoh
Satu podcast 11 menit → 13 klip portrait dengan caption Indonesia, crop orang, dan pembuangan silence, lewat pipeline 7 langkah.

Masalah
Tim mengelola beberapa akun brand dan tak pernah tahu konten mana yang benar-benar perform.
Solusi
Kelola banyak akun sosial di satu tempat, pratinjau tampilan tiap Reel di mobile, dan pantau view count nyata per klip.
Contoh
Jalankan beberapa akun brand berdampingan dan bandingkan performa setiap konten dalam satu dashboard.

Masalah
Menjangkau kontak yang sudah dikenal berarti berpindah-pindah tool dan menyalin daftar ke kanal terpisah.
Solusi
Ubah kontak terenrichment menjadi kampanye outbound, pilih pengirim dan kanal, lalu kirim pesan secara otomatis dengan persetujuan Anda.
Contoh
Workflow: Pilih kontak → Kirim WhatsApp / Email. Satu kampanye menjangkau kontak yang sudah memenuhi syarat di kedua kanal sekaligus.
Masalah
Anda menjalankan kampanye tapi tak bisa membedakan audiens, kanal, atau pesan mana yang benar-benar konversi.
Solusi
Lacak setiap kampanye berdasarkan status, kanal, audiens, terkirim, open rate, dan click rate dalam satu tabel.
Contoh
Bandingkan promo WhatsApp (68.2% open, 23.7% click) dengan reminder Email (52.1% open, 18.4% click).
Tertarik mencobanya di bisnis Anda?
Hubungi kami